Bagikan

SOLO, solotrust.com – Manajemen tim Persis Solo akhirnya mengeluarkan surat pemberitahuan resmi, terkai larangan kedatangan suporter PSIR Rembang, saat Persis melawan PSIR Rembangdalam penyisihan Grup 4 Liga 2di Stadion Manahan, Senin (11/9/2017) sore.

Surat tersebut, ditanda tangani langsung oleh Ketua Panpel Aris Setyana. Salah satu alasan larangan tersebut, karena terkait insiden kericuhan antarkedua suporter, pada 16 Juli lalu. Atas kericuhan tersebut, berdampak pertandingan dihentikan pada menit ke-50.

Wakil Presiden Pasoepati Ginda Feractriawan, saat dikonfirmasi solotrust.com, Sabtu (9/9/2017) membenarkan hal tersebut. Keputusan itu diambil setelah ada pertemuan dengan pihak kepolisian, manajemen, Panpel dan perwakilan suporter Pasoepati.

“Sebenarnya kami tidak menolak kehadiran suporter PSIR datang ke Solo. Namun, mau bagaimana lagi. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama, kami juga meminta kepada pihak PSIR bisa memahami hal tersebut. Apalagi pertandingan ini sudah tak menentukan,” urai Ginda.

Meksi begitu, sampai saat ini menurut Ginda belum ada komunikasi dengan pihak perwakilan suporter PSIR. Namun, secepatnya pihaknya akan melakukan komunikasi intensif, selain mengirimkan surat resmi kepada pihak PSIR.

 

(yant-way)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.